Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Berjiwa bebas

Omong kosong, bagaimana seseorang dapat memberikan pernyataan tanpa larut merasakan apa yang terjadi. Kenyataannya duniaku penuh dengan kebisingan. Entah apa yang menjadi sebab-akibat. Aku menaruh kebencian, aku menempatkan kemarahan, aku melontarkan setiap kesalahan hanya pada diri sendiri. Masihkah aku bersalah? Siapa korban, siapa terdakwa, siapa tersangka jawabannya adalah aku. Bahkan ditengah keramaian siapa kawan, siapa lawan. Itu hanyalah aku. Ini duniaku menjadi teman dan musuh bagi diri sendiri? Akankah aku diam, dan melakukan penerimaan setiap orang yang datang? Tidak. Sulit untuk mempercayai siapapun Banyak ketakutan - ketakutan bahwa aku akan menjadi air mata bagi orang lain. Cukup, aku merasakan setiap luka. Menerima setiap hinaan. Mendengar setiap kemarahan. Sialnya, bahkan lontaran untuk sebuah kutukan. Aku lelah untuk menjelaskan, aku tidak ingin memberikan luka pada siapapun.  Tanpa kata, tanpa kalimat, tanpa ucapan, ta...