Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Panasea dan Kaluna

Hidupnya begitu riuh, begitu ramai. Pikirannya tidak pernah habis memikirkan banyak hal, hidupnya disibukkan oleh begitu banyak pekerjaan. Seolah-olah waktunya habis untuk segala hal itu. Harus menjadi berbeda, hidup dalam ekspektasi banyak orang. Hingga, setiap kali dia kembali ke rumahnya yang sepi, ke kamarnya yang lebih sepi, ke hatinya yang jauh lebih sepi. Dia hanya duduk, membuka beberapa lembar catatannya dan menulis sesuatu yang tak pernah aku tahu apa isinya. Selebihnya, dia merebahkan badannya dan memejamkan mata. Seolah-olah itulah ketenangan yang selama ini dia cari. Nyatanya bukan, pikirannya tetap riuh dengan pertanyaan, hatinya tetap khawatir dengan kemungkinan. Dia memasang headset ditelinganya dan memutar lagu-lagu yang dia ciptakan sendiri. Dia buka kitab sucinya untuk mencari-cari sesuatu. Dia mencari ketenangan. Sedang dia sendiri tidak pernah tahu bagaimana dan seperti apa ketenangan yang dia maksud. Di luar sana dia menenggelamkan diri dalam kegiatan, sibuk men...