Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Lembayung senja yang tak sewarna

... Kau mainkan untukku Sebuah lagu tentang negeri di awan Dimana kedamaian menjadi istananya Dan kini tengah kau bawa Aku menuju kesana (Negeri di awan - Katon Bagaskara) Suatu masa dimasa silam,  Aku pernah bertahan sekuat-kuatnya untuk seseorang, bahkan separuh warasku abaikan Aku menjadi apapun asal bisa dengannya, hanya ingin melihatnya tersenyum dari sudut kejauhan Waktu itu aku benar-benar membutakan diri, sebuta-butanya, menjadi tuli untuk segala perkara yang melemahkan dada. Aku ingin dia! Aku perjuangkan dia sekencang-kencangnya berlari, hingga tersungkur aku setengah mati. Namun, yang aku dapatkan adalah kenyataan, bahwa dia tidak peduli dan meletakan hati pada jiwa yang lain. Saat ini aku tertawa entah apa yang sebenarnya aku tertawakan, mengenang semua laku diri  menggebu terus bersemayam dengan ego. Usai sudah, ada masa berhenti atas setiap pengharapan. Kini, aku ingin selalu tetap tersenyum untuk menghindarkan bibir ini dari k...

Are we looking at the same sky?

Seberapa besar aku mencintainya, Biar itu cukup menjadi rahasiaku bersama Tuhan dan semesta.  Untukku dia cukup Cukup untuk kucintai kemarin, hari ini dan banyak hari dalam 365 hari yang berulang kali Cukup untuk kulengkapi, kupahami, kuimbangi, kusayangi dan kupercaya sepanjang hari Are we looking at the same sky? Hmm ... A khirnya aku kehilangan lagi setelah berkali-kali mencoba bertahan,   akhirnya aku kehilangan sekali lagi. S ehebat apapun aku mencoba, sekuat apapun aku mengalah, pada akhirnya aku selalu menjadi pihak yang merasa kehilangan. S eperti setiap langkah kaki diciptakan untuk mengarahkanku pada sebuah kehilangan lagi, berusaha sekuat tenaga hanya akan semakin menyakiti diri sendiri. Pada akhirnya ... Siapa yang kehilangan siapa Siapa yang melukai siapa Kini aku telah melakukan semuanya, bukankah kamu seharusnya bahagia? Karena pada akhirnya aku bisa memenuhi keinginanmu ; melupakanmu dengan sungguh! Hidup sudah berjalan, kini kam...