Seberapa besar aku mencintainya,
Biar itu cukup menjadi rahasiaku bersama Tuhan dan semesta. Untukku dia cukup
Cukup untuk kucintai kemarin, hari ini dan banyak hari dalam 365 hari yang berulang kali
Cukup untuk kulengkapi, kupahami, kuimbangi, kusayangi dan kupercaya sepanjang hari
Are we looking at the same sky?
Are we looking at the same sky?
Hmm ...
Akhirnya aku kehilangan lagi setelah berkali-kali mencoba bertahan, akhirnya aku kehilangan sekali lagi. Sehebat apapun aku mencoba, sekuat apapun aku mengalah, pada akhirnya aku selalu menjadi pihak yang merasa kehilangan. Seperti setiap langkah kaki diciptakan untuk mengarahkanku pada sebuah kehilangan lagi, berusaha sekuat tenaga hanya akan semakin menyakiti diri sendiri.
Pada akhirnya ...
Siapa yang kehilangan siapa
Siapa yang melukai siapa
Kini aku telah melakukan semuanya, bukankah kamu seharusnya bahagia? Karena pada akhirnya aku bisa memenuhi keinginanmu ; melupakanmu dengan sungguh!
Hidup sudah berjalan, kini kamu hanya orang asing yang pernah datang di satu ingatan. Kamu hanya masa lalu yang mengajari rindu waktu itu. Bukan lagi seseorang yang penting untuk menjalani apa saja yang kini ku perjuangkan. Pulanglah, sejatinya aku tidak ingin melukai dan membenci siapapun.
Kamu tau, alam butuh waktu dan telinga yang mau mendengarkan, apalagi manusia. Dan aku manusia.
... tak perlu risau, lanjutkanlah perjalanan tanpa harus menjadikan sampah dalam setiap masa yang telah berlalu. Percayalah, semua itu pembelajaran. Semoga dapat saling menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Komentar
Posting Komentar