Langsung ke konten utama

Me, My Self and I

Alunan nada rintikan hujan malam ini memberikan ketenangan dengan lantunan melodinya yang begitu indah. Banyak orang yang bilang bahwa umur 20-29 tahun sebagai fase pembuktian. Fase dimana paling tidak ada dua life-crisis yang harus dilewati oleh setiap orang. Krisis setelah lulus dan mulai masuk ke dunia profesional dan krisis memutuskan untuk menikah dengan siapa.

Ditengah ramainya dunia maya membahas kegalauan dan romantisme usia 20+, banyak yang lupa bahwa di tahap yang sama mereka harus berjuang membuktikan diri kepada dunia tentang siapa dia. Tentang peran apa yang dia ambil di masyarakat yang majemuk ini. Apakah dia menjadi sampah masyarakat, menjadi orang biasa, atau menjadi orang yang ahli?

Selepas kita selesai sekolah yang sangat panjang, kurang lebih 16 tahun sejak masuk TK. Kita akan menyadari bahwa kita harus mengambil satu peran yang kemudian akan kita mainkan seumur hidup. Peran itu mungkin dulu pernah mengema menjadi cita-cita kita semasa kecil.

Mainkanlah peran itu dengan sebaik-baiknya. Percayalah bahwa di dunia ini, tidak semua orang dilahirkan untuk menjadi seorang penulis, tidak semua dilahirkan untuk menjadi dokter, guru, dan aneka peran lainnya. Ada yang berperan menjadi penulis, pembuat film, pelukis, guru, dokter, tentara, dan aneka peran yang mungkin bisa mulai kita renungkan sejak saat ini. Sejak kita memahami bahwa urusan kegalauan kita tentang pasangan yang berlebihan itu banyak menyita pikiran kita ke hal-hal yang tidak penting dan tidak berdampak.

Jangan sampai kita salah memilih peran, sebab sekali kita memilih, kita akan sulit keluar ditengah waktu yang begitu banyak kita habiskan dalam menjalani peran tersebut. Untuk mengatasi masalah-masalah ummat dan masyarakat yang begitu besar, kita lebih butuh banyak cendekia daripada selebgram, lebih banyak butuh banyak ahli matematika daripada ahli bikin model jilbab. Terkadang speechless, sedih melihat bagaimana dunia hari ini berjalan di tengah orang-orang begitu sibuk memikirkan eksistensi dirinya sendiri. Berlomba mencari perhatian publik dengan sensasi yang meaningless-tidak ada makna dan nilai kebaikannya dan akhirnya menjadi ujung tombak kapitalisme untuk jualan barang (endorsement) di medianya.

Ambilah peran dengan bijaksana. Peran yang memberikan kebaikan kepada diri sendiri dan sekitar, peran yang sekiranya kita bisa mendapatkan pahala kebaikan dan keberkahan. Bukan tentang berapa banyak uang yang akan kita dapatkan dari peran tersebut, tapi tentang seberapa maksimal kita bisa memberikan yang terbaik melalui peran tersebut.

Semakin ke sini semakin kita memahami bahwa ini adalah masa bagi kita semua untuk kembali berpikir dan merenungkan. Dunia ini tidak baik-baik saja seperti terlihat sehari-hari. Kita hanya beruntung lahir ditempat yang tidak ada konflik apalagi perang. Maka isilah dengan rasa syukur dengan menjalani peran dan memberikan kebaikan yang lebih banyak. —KG


Hmm ...

Berapa banyak dari yang kita minta yang kemudian dikabulkan? 

Dan berapa banyak dari yang tidak kita minta tapi tetap diberikan? 

Bukankah jauh lebih banyak hal yang dapat disyukuri dari satu-dua masalah yang sedang kita keluhkan?

(Mungkin) Kebaikan tidak dimaknai sama oleh semua orang, melainkan berbeda.  Antara satu orang dengan yang lain memiliki definisi tentang kata baik.  Definisi yang lahir dari pengalaman hidup, ilmu pengetahuan yang didapat, idealisme, impian, ketakutan, dan keyakinan.  Yeah, no matter what you say. DAMN!

Ada yang lebih sulit dari keadaanya, tapi tak seberisik mengeluhnya

Ada yang tak seberuntung kamu, tapi riuh syukurnya

Ada yang tak sebaik kamu posisinya, tapi membara semangatnya

Ada yang tak sebanyak kamu makannya, tapi rela berbagi sesama

Ada yang tak senikmat kamu hidupnya, tapi selalu bahagia

Banyak sekali yang tertipu oleh ekspresi, terkadang kita melihat orang tertawa itu bahagia ternyata dia menutupi kesedihan sebaliknya saat melihat seseorang menangis kita mengartikan itu kesedihan padahal barangkali dia sedang menangis haru dan bahagia.

aku bersyukur dalam langkah perjalanan hidup ini, dipertemukan dengan orang-orang yang kuyakini mereka adalah orang baik, menjadikan aku berproses menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

... Benar adanya ada kata mujarab yang harus selalu diingat dalam menjalani kehidupan ini yaitu Terimakasih, Maaf dan Tolong.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

I Choose You

Perjalanannya masih jauh, masih panjang. Banyak sekali yang patah. Banyak sekali yang gagal. Dan banyak sekali yang berakhir dengan “ya udahlah ... mau gimana lagi?”. Butuh banyak waktu untuk sembuh, ada banyak sekali keributan di kepala yang rasanya ingin dibagi sedikit saja dengan orang lain. Tapi rasanya ... lebih baik menyimpannya sendirian daripada membagikannya pada mereka yang tidak mau memahami keadaan. Mungkin nanti aku akan mencoba lebih membuka diri dan menulisakan harap lagi tapi tidak hari ini. Beberapa kegagalan juga perlu peratapan secukupnya, bukan?. Ahhhh sudah lama sekali deraian air mata ini tertahan dan kali ini aku menumpahkannya bersama derasnya air hujan. Do you need hug? What? Sontak suara dan rangkulan itu membuat aku tersadar dari lamunan panjang masa lalu, seraya membalikan diri, memandang bingung sosok dengan berwajah sendu yang berdiri tegap didepanku. Ternyata sedarilama dia memperhatikanku, hanya karena aku sedang asyik dengan duniaku, sehingga tidak...

goals, growing and glowing

Waktu terbaik untuk mengunjungi Polandia adalah Mei - September. bulan-bulan ini memiliki cuaca paling hangat dan lembap sepanjang tahun, dengan kemungkinan curah hujan yang meningkat pada bulan-bulan musim panas. Kemeriahan menjelang Natal adalah hiburan yang sempurna dari langit suram dan suhu dingin yang dibawa bulan Desember ke polandia. Pasar-pasar meriah menerangi alun-alun kota di seluruh negeri. Namun, Pasar Natal Barbican di Warsaw adalah yang paling menonjol. Dengan latar rotunda bata merah menyala, pasar ini penuh akan kios-kios yang menjual kerajinan tradisional, kue, dan wine rempah agar Anda tetap hangat saat menjelajah. Di Krakow, bulan Desember dimulai dengan Christmas Cribs, suatu kompetisi untuk mencari tahu siapa yang dapat membangun crèche Natal yang paling indah. Akan ada salju di mana-mana, jadi pastikan untuk membawa pakaian musim dingin yang paling hangat dan sepasang sepatu bot tahan air. Akan ada juga banyak pest...