dear aku,
apa kabar?
terima kasih karena tetap berdiri kuat sejauh ini
tidak mudah memang
tapi, kita pasti berhasil melewatinya bersama
ada banyak hal yang membuat kita terjatuh
ada banyak dalam perpisahan yang kita temui
ada banyak rindu yang harus dipendam sendiri
dan ada banyak kehilangan yang membuat kita mengerti cara menghargai kebersamaan
... terimakasih sudah bekerja sejauh ini!
teringat aku memaksamu untuk terus kuat bekerja dengan dalih mumpung masih muda
padahal aku tahu kamu ingin seperti teman-teman yang lain
menikmati usia muda untuk nongkrong bareng teman, jalan-jalan ke mall atau sekedar nonton film terbaru
tapi dengan alasan mumpung masih muda aku malah mengabaikan kamu
aku sadar dan tahu bahwa kamu sebenarnya juga lelah
ada yang beruntung karena terlahir dari keluarga yang sudah mapan, jalan menuju suksesnya lurus aja, tanpa ada hambatan sama sekali
ada juga yang jalannya harus terjatuh dulu patah berkali kali, harus diam sebentar karena terlalu lelah, bangkit lagi, jatuh lagi sampai menemukan yang iya inginkan
bahkan aku tahu bagaimana kamu tenggelam dalam asa-mu sekedar mencari rumah untuk pulang. jelas aku tahu. duniamu terlalu riuh.
aku sudah terlalu lama, berjalan mencari sebuah rumah untuk pulang
rasanya semakin lelah
rumah pertama kutemui dua pintu
namun sepertinya aku salah menunggu, ternyata dari pintu lain kamu pergi tanpa pernah pulang lagi
rumah kedua aku pikir sempurna nyatanya aku terjebak tanpa jendela
bahkan terlalu suka tapi ternyata sulit sekali terbuka untukku, aman tapi tidak nyaman, sesak nafas didalamnya
x
sungguh aku ingin menemukan rumah yang selalu menerimaku pulang meski aku tidak sedang diatas awan
rasanya semakin sesak menahan rindu saat kata pulang adalah hal yang paling dirindukan ...
Komentar
Posting Komentar